Flickr Images

  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Friday, October 14, 2011

PASCA GEMPA, PATUNG DEWI SARASWATI MENANGIS?

Pasca Gempa berkekuatan 6.8 SR yang mengguncang Bali, dikabarkan Patung Dewi Saraswati di SMPN 1 Susut Bangli mengeluarkan air mata . Peristiwa gaib ini menghebohkan masyarakat setempat. Patung setinggi kurang lebih 3 m yang berada di pintu masuk SMPN 1 Susut, Bangli – Bali ini tiba-tiba mengeluarkan air mata yang meleleh dikedua sudut matanya.

Patung Dewi Saraswati yang oleh masyarakat Bali merupakan lambang Dewi pendidikan ini didirikan pada tahun 2006 silam dan sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian gaib seperti itu.

Monday, September 26, 2011

PUTERI INDONESIA DARI DAERAH BALI

Pemilihan puteri Indonesia daerah Bali kembali digelar, dari 78 formulir yang masuk 28 dinyatakan lulus seleksi tahap awal dan tersisa 10 finalis yang akan mengikuti karantina selama seminggu di Hotel Puri Santrian, Sanur, Denpasar. Para finalis akan bersaing secara sehat untuk dapat terpilih menjadi Putri Bali 2011 serta menjadi Duta Bali dalam Pemilihan Puteri Indonesia 2011 di Jakarta.

Dari 10 finalis, sesuai dengan hasil karantina maka terpilihlah lima besar yang nantinya akan digodok lagi menjadi tiga besar untuk bersaing menjadi Putri Bali 2011. Lima finalis terpilih adalah Putu Winna Ovie Kresna Devi, I Gusti Ayu Sri Apsari Putra, AA Istri Karina Manik, Virgina Darmasasmitha dan Ni Ketut Friska Laprina Rudana. Kelima finalis mendapatkan pertanyaan yang berbeda-beda dari para juri, dari jawaban setiap finalis menentukan mereka untuk bisa masuk ketiga besar dan terpilihlah AA Istri Karina Manik, I Gusti Ayu Sri Apsari Putra dan Ni Ketut Friska Laprina Rudana.

Tahap seleksi pemilihan sendiri berlangsung cukup alot. Sepuluh bajang jegeg ini memiliki kemampuan yang merata. Namun, tim juri yang terdiri atas Ida Ayu Mahartini, Prof Dr I Nengh Dasi Astawa Msi, Ir. Ary Putranto MM, Arma S Tjitogono MBA dan Made Suryawan, akhirnya memilih AA Karina Manik sebagai yang terbaik.

Putri Bali 2010, Ida Ayu Dwita Sukma Ari P, dengan rela harus memberikan mahkota saraswati yang selama setahun ia pakai kepada AA Istri Karina Manik atau akrab disapa Karina. Karina mengaku siap untuk menjadi Putri Bali dan mewakili Bali di Putri Indonesia.

Thursday, September 22, 2011

TENGGELAMNYA KM SRI MURAH REJEKI

Peristiwa tenggelamnya KM Sri Murah rejeki pada Rabu 21 September dini hari diduga tidak dipengaruhi oleh cuaca. Pasalnya cuaca saat itu sedang normal. Ini terlihat dari rekaman citra satelit cuaca.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, I wayan Suardana di Denpasar Kamis (22/9/2011) mengatakan "Saat kejadian angin berasal dari arah tenggara dengan kecepatan antara 5 sampai 10 knot per jam.
Dengan kecepatan angin sebesar itu, masih tergolong sedang sehingga tidak sampai membahayakan aktivitas pelayaran.

Namun Kepolisian Daerah Bali memiliki dugaan sementara penyebab tenggelamnya KM Sri Murah Rejeki di perairan antara Nusa Lembongan dan Nusa Penida.

"Lantaran gelombang dan cuaca yang tidak bersahabat," kata Kapolda Bali, Irjen Pol Totoy Herawan Indra, Rabu 21 September 2011.

Dia menjelaskan, belakangan ini cuaca Bali sedang buruk. "Menyebabkan gelombang laut besar dan angin kencang," tambah Kapolda.

Seperti diketahui, saat kapal yang tenggelam di sekitar Perairan Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, pukul 02.40 Wita, beberapa saksi korban mengaku jika kapal tersebut dihantam ombak besar sehingga terbalik.

Bahkan ada yang memperkirakan tinggi gelombang saat itu mencapai hingga 3 meter. Ditanya bagaimana mungkin dalam kondisi cuaca normal bisa sampai terjadi ombak besar yang menenggelamkan kapal tersebut, Suardana tidak berani memastikan.

Sejauh ini 11 orang ditemukan tewas, 11 lain ditemukan selamat, dan sisanya masih hilang. Saat ini korban tewas sudah dievakuasi ke Puskesmas Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan

Sumber : berbagai sumber
Picture: okezone.com

Saturday, September 10, 2011

KELOMPOK NELAYAN BULELENG MENDAPAT BANTUAN 1 MILYAR

Semarak kemeriahan HUT RI ke-66 yang pada bulan Agustus lalu kini kembali dilanjutkan untuk dapat dirasakan oleh masyarakat Buleleng terutama bagi para nelayan pesisir laut Singaraja. Pasalnya, kegiatan Lomba Perahu Layar se-Kabupaten Buleleng yang rutin diselenggarakan tiap tahunnya oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali diadakan pada hari Kamis (8/9). Dibuka oleh Bupati Buleleng, Drs. Putu Bagiada, MM di pantai Kerobokan Singaraja ditandai dengan penyerahan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 1 Milyar kepada 10 kelompok nelayan di Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, akan selalu berupaya sekuat tenaga beserta pihak-pihak terkait dalam membangun Buleleng. ”Marilah kita tumbuhkan jiwa bahari para nelayan kita melalui lomba perahu layar mengingat Kabupaten Buleleng memiliki potensi perikanan dan kelautan yang cukup bagus”, terang Bupati Bagiada. Lebih jauh Bupati mengatakan, dengan panjang pantai 157,05 Km dan potensi bahari sebesar 12.358 ton/tahun, sudah selayaknya hal tersebut dikelola dengan baik dan benar untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan, pembudidaya ikan dan kegiatan lain di sektor perikanan dan kelautan.
Sebelumnya dalam laporan ketua panitia Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, MM yang juga selaku Ketua Panitia Kegiatan Lomba Perahu Layar memaparkan bahwa, tujuan dari lomba perahu layar kali ini ialah untuk menyambut Hari Bahari Nasional yang jatuh pada tanggal 23 September 2011 mendatang, serta dalam meningkatkan kunjungan wisata disamping sebagai hiburan bagi masyarakat umum. Pemerintah Kabupaten Buleleng yang secara continue (berkelanjutan) membangun berbagai sektor, salah satunya sektor perikanan dan kelautan, dengan berbagai upaya baik pendanaan dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN dan telah terealisasi dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana pengawasan dan bantuan sarana dan prasarana pengolahan.
Pada akhir kegiatan Lomba Perahu Layar yang mengambil lokasi finish di Pantai Binaria, Lovina-Singaraja, dengan ketentuan peserta yang mencapai garis finis dalam waktu tercepat tanpa catatan diskualifikasi dari juri, akhirnya pasangan nahkoda Suhri & Mohhamad Alim dari perahu layar Satria Samudra Desa Sangsit keluar sebagai juara pertama, disusul oleh rekan satu timnya, masih dari Satria Samudra, di urutan kedua yang dinahkodai oleh Mukkin & Junaidi, dan pada urutan ketiga pasangan nahkoda Hambali & Hanafi dari Bhineka Samudra Desa Sangsit. Bukan hanya itu saja, setelah penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Perahu Layar, panitia penyelenggara kegiatan juga mengadakan Door Prize kepada 5 peserta lomba yang beruntung dengan syarat berhasil masuk garis finish. (edi/adt)sumber: http://www.bulelengkab.go.id/arsip-berita/1575-kelompok-nelayan-buleleng-dapat-bantuan-1-milyar-