Flickr Images

  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

Showing posts with label Bangli. Show all posts
Showing posts with label Bangli. Show all posts

Friday, April 13, 2018

MAKAN SIANG DI RESTO APUNG

Perjalanan dilanjutkan menuju Resto Apung, tempat makan terapung dengan pemandangan laut yang super keren. 
Tapi sayang saat tiba di Resto Apung, cuaca sedang tidak bersahabat (hujan rintik-rintik dan angin lumayan besar), sehingga tidak bisa menikmati pemandangan dengan sempurna.



Sambil menunggu makan siang yang sedang di order, kami berfoto bersama keluarga. Tidak banyak yang bisa dinikmati dengan kondisi cuaca yang kurang cerah. 
Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya pesananpun datang dan kami menikmati makanan siang bersama, setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Toya Devasya.

Wednesday, April 11, 2018

MENIKMATI LIBURAN DI DESA PENGLIPURAN

Desa Penglipuran adalah salah satu dari 5 tempat wisata yang berada di Kabupaten Bangli yang patut anda kunjungi jika anda sedang berlibur di Pulau Bali.


Bulan Desember 2017 dalam rangka pulang kampung sekaligus menikmati liburan Natal dan Tahun Baru, kami sekeluarga akhirnya sampai juga di Desa Penglipuran.
Sampai di Desa Penglipuran, kami disambut tukang ojek payung yang menawarkan payung (kebetulan waktu itu hujan turun rintik-rintik).

Syukurlah hujan tidak berlangsung lama, sehingga kami bisa menikmati keindahan Desa Penglipuran dengan cuaca yang cukup bersahabat (tidak terlalu panas).


Desa Penglipuran memang benar-benar tempat yang bersih, indah, ramah dan sejuk sama persis seperti yang diberitakan. Bersih tanpa sampah sedikitpun, indah karena taman di sepanjang jalan tertata rapi, sejuk karena terletak di daerah pegunungan dan yang pasti penduduknya sangat ramah.

Hampir di setiap rumah terdapat warung kecil yang menjual makanan dan minuman untuk para pengunjung. Tidak hanya makanan dan minuman, ada juga yang menjual souvenir. 


Karena lapar dan haus akhirnya kami membeli Pop Mi* dan sebotol minuman kunir yang rasanya sueger banget. 
Setelah puas menikmati keindahan Desa penglipuran, akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke tempat wisata selanjutnya.....

Wednesday, March 26, 2014

AIR DANAU BATUR MELUAP, TRUNYAN BANJIR

Tingginya curah hujan mengakibatkan volume air Danau Batur Bangli mengalami kenaikan sehingga meluap dan merendam pemukiman warga. 

Seperti dikabarkan dalam Liputan 6 SCTV, salah satu desa yang terkena dampak paling parah dari peristiwa ini adalah desa trunyan. 

Meluapnya air mengakibatkan akses jalan menuju desa Trunyan terendam air. Sebagian warga telah mengungsi karena rumahnya sudah terendam air. Para warga berharap pemerintah setempat cepat mengambil tindakan untuk masalah ini.

Friday, March 16, 2012

BENCANA TANAH LONGSOR MELANDA BANGLI

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Indonesia kali ini menimpa kawasan Bali atau tepatnya di Bangli, Kintamani Desa Bato Selayar, Banyar Klambe. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 Waktu Indonesia Tengah.

Tanah longsor di Bangli terjadi di tiga titik. Kondisi terparah terjadi di Desa Belandingan. Selain menelan korban jiwa, longsor mengganggu pasokan air bersih di Denpasar karena Sungai Ayung sebagai sumber air baku PDAM setempat ikut tercemar longsoran.

Longsoran itu menyebabkan keruhnya Sungai Ayung yang mengalir dari kawasan Kintamani Bangli hingga Denpasar. Sungai Ayung ini kata Made Tarka selaku Kabag Produksi PDAM Denpasar adalah penyuplai air baku untuk PDAM Denpasar.


Friday, October 14, 2011

PASCA GEMPA, PATUNG DEWI SARASWATI MENANGIS?

Pasca Gempa berkekuatan 6.8 SR yang mengguncang Bali, dikabarkan Patung Dewi Saraswati di SMPN 1 Susut Bangli mengeluarkan air mata . Peristiwa gaib ini menghebohkan masyarakat setempat. Patung setinggi kurang lebih 3 m yang berada di pintu masuk SMPN 1 Susut, Bangli – Bali ini tiba-tiba mengeluarkan air mata yang meleleh dikedua sudut matanya.

Patung Dewi Saraswati yang oleh masyarakat Bali merupakan lambang Dewi pendidikan ini didirikan pada tahun 2006 silam dan sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian gaib seperti itu.

Monday, November 29, 2010

GUNUNG BATUR BERSTATUS WASPADA

19 gunung di Indonesia kini berstatus waspada. Salah satunya adalah Gunung Batur di Kabupaten Bangli, Bali. Dengan status waspada ini, para wisatawan maupun pendaki dilarang untuk naik ke puncak Gunung Batur hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Gunung Batur terletak di Kabupaten Bangli, 63 kilometer arah timur laut Kota Denpasar. Dengan ketinggian 1717 meter di atas permukaan laut, Gunung Batur merupakan gunung tertingi kedua di Bali setelah Gunung Agung di Kabupaten Karangasem.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung, menyatakan Gunung Batur berstatus waspada sejak 8 November 2009. Sebelumnya, gunung berapi aktif ini berstatus aktif normal.

Dari pantauan pos pengamatan Gunung Batur di Desa Penelokan Kintamani Bangli, kawah Gunung Batur hingga kini masih sering mengeluarkan asap. Gempak vulkanis juga masih sering dicatat oleh alat seismograf yang ada di pos pengamatan Gunung Batur.

“Dengan statusnya yang waspada, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melarang para wisatawan ataupun pendaki untuk naik ke puncak Gunung Batur karena amat berbahaya. Larangan ini berlaku hingga status Gunung Batur kembali dinyatakan normal,” ujar Gede Bagiada, petugas Pos Pengamatan Gunung Batur (2/11).

Sejak tahun 1804 hingga tahun 2000, Gunung Batur sudah mengalami 26 kali letusan.

Letusan terhebat terjadi pada 2 Agustus 1926. Aliran lava yang keluar dari perut Gunung Batur waktu itu mengubur seluruh Desa Batur Kuno yang terletak di kaki Gunung Batur.
Sumber: beritabali.com

Friday, November 12, 2010

Desa Trunyan

Desa Trunyan merupakan sebuah desa kuno di tepi danau Batur, Kintamani, kabupaten Bangli. Desa ini merupakan sebuah desa Bali Aga, Bali Mula dengan kehidupan masyarakat yang unik dan menarik Bali Aga, berarti orang Bali pegunungan, sedangkan Bali Mula berarti Bali asli. Kebudayaan orang Trunyan mencerminkan satu pola kebudayaan petani yang konservatif.

Berdasarkan folk etimologi, penduduk Trunyan mempersepsikan diri dan jati diri mereka dalam dua versi. Versi pertama, orang Trunyan adalah orang Bali Turunan, karena mereka percaya bahwa leluhur mereka ‘turun’ dari langit ke bumi Trunyan. Terkait dengan versi ini, orang Trunyan mempunyai satu mite atau dongeng suci mengenai asal-usul penduduk Trunyan adalah seorang Dewi dari langit.

Versi kedua, orang Trunyan hidup dalam sistem ekologi dengan adanya pohon Taru Menyan, yaitu pohon yang menyebarkan bau-bauan wangi. Dari perdaduan kata “taru” dan “menyan” berkembang kata Trunyan yang dipakai nama desa dan nama penduduk desa tersebut.

Desa Trunyan terletak di sebelah timur bibir danau Batur, letak ini sangat terpencil. Jalan darat dari Penelokan, Kintamani, hanya sampai di desa Kedisan. Dari Kedisan ke desa Trunyan orang harus menyeberang danau Batur selama 45 menit dengan perahu bermotor atau 2 jam dengan perahu lesung yang digerakkan dengan dayung. Selain jalan air, Trunyan juga dapat dicapai lewat darat, lewat jalan setapak melalui desa Buahan dan Abang.

Hawa udara desa Trunyan sangat sejuk, suhunya rata-rata 17 derajat Celcius dan dapat turun sampai 12 derajat Celcius. Danau Batur dengan ukuran panjang 9 km dan lebar 5 km merupakan salah satu sumber air dan sumber kehidupan agraris masyarakat Bali selatan dan timur.

Secara spesifik, terkait dengan kepercayaan orang Trunyan mengenai penyakit dan kematian, maka cara pemakaman orang Trunyan ada 2 macam yaitu:

1. Meletakkan jenazah diatas tanah dibawah udara terbuka yang disebut dengan istilah mepasah. Orang-orang yang dimakamkan dengan cara mepasah adalah mereka yang pada waktu matinya termasuk orang-orang yang telah berumah tangga, orang-orang yang masih bujangan dan anak kecil yang gigi susunya telah tanggal.

2. Dikubur / dikebumikan. Orang-orang yang dikebumikan setelah meninggal adalah mereka yang cacat tubuhnya, atau pada saat mati terdapat luka yang belum sembuh seperti misalnya terjadi pada tubuh penderita penyakit cacar, lepra dan lainnya. Orang-orang yang mati dengan tidak wajar seperti dibunuh atau bunuh diri juga dikubur. Anak-anak kecil yang gigi susunya belum tanggal juga dikubur saat meninggal.

Untuk keperluan pemakaman, di desa Trunyan terdapat 1 kuburan yaitu:

1.Sema wayah diperuntukkan untuk pemakaman jenis mepasah
2. Sema bantas, diperuntukkan untuk dengan penguburan.
3. Sema nguda, diperuntukkan untuk kedua jenis pemakaman yaitu mepasah (exposure) maupun penguburan.

Sumber : www.surgabali.biz


Tempat Wisata di Kintamani

Kintamani, yang terletak di kabupaten Bangli, merupakan salah satu tempat wisata favorit pilihan wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Umumnya di hampir semua travel agent atau tour operator di Bali, Kintamani masuk dalam rute perjalanan wisata setelah mengunjungi Batu Bulan (Tari Barong), kawasan wisata Ubud atau Sukawati sebagai pusat perbelanjaan.

Kintamani menawarkan suasana perbukitan yang segar dengan suhu udara sekitar 18 derajat celcius, mirip seperti udara di Bedugul. Daya tarik utama dari kawasan Kintamani adalah pemandangan Gunung dan Danau Batur. Gunung Batur merupakan gunung yang masih berstatus aktif dan tertinggi kedua setelah gunung Agung di Besakih. Suasana terbaik adalah ketika menikmati hidangan santap siang sambil menikmati keindahan danau dan gunung ini yang menyemburkan asap bersahabat.

Tertarik untuk lebih mengenal Kintamani? Sempatkan juga diri anda untuk mengunjungi desa Trunyan yang terletak di dekat danau. Tapi anda mesti menyebrang dengan perahu untuk sampai di sana dengan perjalanan kurang lebih 20 menit. Yang menarik dan unik yaitu cara pemakaman penduduk lokal yang tentunya berbeda dari kelaziman di Bali. Mayat disandarkan di pohon tanpa dikuburkan. Tapi yang unik mayat tidak mengeluarkan bau karena ternetralkan oleh bau harum kayu yang dinamakan Menyan.

Unik bukan? Kalau tertarik, kenapa tidak memasukkan alternative tempat wisata Kintamani dalam liburan anda? Selamat berlibur di Bali.