
Ogoh-ogoh yang menghabiskan dana sebesar 1 juta ini sangat identik dengan Gayus.
Sebagai simbol keserakahan, kedua tangan ogoh-ogoh Gayus, yaitu tangan kanan menggenggam sejumlah uang dan tangan kiri menenteng koper yang penuh dengan uang.
Ogoh-ogoh Gayus dibuat memakai baju batik, serupa dengan baju batik yang dikenakan saat Gayus menjadi terdakwa di persidangan.
Patung ogoh-ogoh yang dibuat dalam waktu singkat sekitar satu minggu itu kini dipajang di depan rumah Komang Tanaya di Jalan Kapten Sujana, Denpasar. Ogoh-ogoh penuh kritik sosial ini menjadi pusat perhatian para pengguna jalan yang melintas.
Bagi umat Hindu Bali, patung ogoh-ogoh yang biasanya berbentuk wajah raksasa menyeramkan merupakan simbol keburukan yang nantinya akan dibakar sebelum hari raya Nyepi tiba dengan tujuan untuk memusnahkan keburukan tersebut.
0 comments:
Post a Comment