Flickr Images

  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words.

Saturday, March 10, 2012

OGOH-OGOH SAMBUT NYEPI 2012

Hari raya Nyepi atau Tahun Baru Saka 1934 jatuh pada hari Jumat, 23 Maret 2012. Seluruh aktivitas masyarakat Bali sunyi senyap mulai hari jumat pukul 06.00 Wita sampai hari Sabtu pukul 06.00 Wita.
Pintu akses menuju Pulau Bali pada tanggal 23 Maret 2012 akan ditutup selama 24 jam. Terminal, Bandara,pelabuhan dan pasar yang merupakan tempat umum yang ramai dihari biasa, akan tampak sunyi pada saat perayaan nyepi.

Satu hari sebelum perayaan Nyepi, masyarakat Bali akan berkeliling dengan mengarak ogoh-ogoh yang umumnya terbuat dari bambu yang dianyam sedemikian rupa sehingga membentuk wujud yang diinginkan, namun sekarang warga Bali yang kreatif membuat ogoh-ogoh bukan hanya dari bambu melainkan dari kaleng bekas. Ogoh-ogoh yang ditempatkan di depan tempat hiburan malam Grahadi, Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Kuta ini terbuat dari 3218 kaleng minuman bekas.

Selain dari kaleng bekas, salah satu sanggar perajin ogoh-ogoh terbesar di Denpasar, Bali mulai mengembangkan pembuatan ogoh-ogoh dengan bahan gabus. Sanggar Gases yang terletak di Jalan Sesetan Denpasar ini bahkan sudah menerima pesanan lebih dari seratus ogoh-ogoh gabus.

Ogoh-ogoh yang merupakan simbol keserakahan biasanya berwujud raksasa (butha-kala), namun diantara ogoh-ogoh raksasa yang dibuat warga untuk menyambut hari Raya Nyepi 2012, ada wajah ogoh-ogoh mirip Nazarudin dan Angelina Sondakh di Jalan Kapten Sujana, Denpasar.
Mungkin ogoh-ogoh ini merupakan salah satu bentuk kritik sosial.





Tuesday, March 6, 2012

PASAR SENI UBUD

Di kawasan Ubud terdapat Pasar Seni Ubud atau Ubud Art Market tempat yang menjual suvenir khas Bali. Tempat ini menjadi salah satu tujuan utama wisata Bali bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pasar Seni Ubud berlokasi di Jalan Raya Ubud, Gianyar, Bali.
Ditempat inilah banyak pedagang yang menjajakan barang-barang seni dan kerajinan khas Bali semacam sendal khas Bali, Baju Bali, sarung pantai, tikar, lukisan, patung, cermin unik sampai gantungan kuncipun ada disini.

Bagi Anda yang ingin berbelanja oleh-oleh khas Bali dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau, maka direkomendasikan untuk berbelanja disini saja. Pedagang biasanya mengambil langsung barang-barang seni dan kerajinan yang dijualnya dari para pengrajin Bali sehingga berdampak pada harganya yang bisa ditawar.

Monday, February 6, 2012

WARUNG MAKAN NIKMAT

Kuta merupakan daerah tujuan wisata bagi para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Bila anda sedang berada di kawasan kuta dan bingung mencari makanan murah, warung makan nikmat mungkin bisa menjadi salah satu pilihan alternatif.

Anda tinggal memilih menu yang anda suka diantaranya ada lodeh, sayur asem, sayur bening, ikan goreng, sate sapi, pecel, rawon, dan lainnya. Setelah memilih anda akan diberi kupon harga. Harganya dijamin murah meriah.

Tempat ini tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri, para turis asingpun doyan, mungkin karena harganya murah atau hanya sekedar pingin mencicipi atau karena ngirit (he..he..).

Lokasinya berada di Jl Bakungsari Gang Biduri No 6 sebelah Hotel Bakung Sari Kuta, tempatnya luas cukup untuk makan 1 rombongan 1BUS.


gambar : http://van-myblog.blogspot.com/

Tuesday, January 31, 2012

HARI RAYA GALUNGAN

Menyambut datangnya hari raya Galungan pada hari Rabu, 1 Februari 2012, seluruh siswa di Bali sudah diliburkan mulai hari Senin, 30 Januari 2012.
Hari raya Galungan bagi masyarakat Hindu mempunyai makna kemenangan dharma melawan adharma, kemenangan kebaikan melawan keburukan, kebenaran melawan ketidakbenaran.
Hari suci yang mengandung makna kebangkitan ini dirayakan setiap 210 hari sekali, menurut penanggalan pawukon kali ini jatuh pada hari Rabu, Wuku Dunggulan, 1 Februari 2012, menyusul sepuluh hari kemudian Hari Raya Kuningan Sabtu 11 Februari 2012.

Hiasan penjor itu akan tampak di mana-mana saat umat Hindu merayakan Hari Kemenangan Dharma (Kebaikan).
Hiasan penjor penuh makna, menghiasi sepanjang jalan menambah kesemarakan daerah tujuan wisata Pulau Dewata yang tidak pernah sepi dari aktivitas ritual dan budaya. Suasana semarak itu hampir terjadi di semua tempat, baik di perkotaan maupun pedesaan di Bali.

Selamat hari Raya GALUNGAN DAN KUNINGAN.

sumber gambar: sahuta.wordpress.com

PURA TAMAN AYUN

Pura Taman Ayun terletak di desa Mengwi Badung, sekitar 18 km barat laut Denpasar (atau 25 menit jika berkendaraan).
Pura Taman ayun mempunyai luas 100 x 250 m2, terbagi menjadi, pelataran luar dan pelataran dalam. Pelataran Luar terdapat disisi luar kolam, pelataran Dalam di bagi tiga, yang pertama adalah pelataran dalam pertama adalah tempat untuk istirahat sambil menikmati keindahan pura, yang kedua adalah pelataran dalam kedua tempatnya lebih tinggi dari pelataran dalam yang pertama,
disini terdapat 9 relief penjaga setiap penjuru mata angin atau menurut kepercayaan Hindu Bali dikenal sebagai Dewata Nawa Sanga, yang ketiga yaitu Pelataran Dalam ketiga, letaknya paling tinggi, pintu Gelung dengan posisi di tengah akan dibuka hanya pada saat upacara sebagai tempat keluar masuknya arca dan peralatan upacara lainnya. Sedangkan dua pintu lagi yang di kiri dan di kanan berfunsi untuk aktivitas keluar masuk kegiatan sehari hari., di sini tempat yang paling utama dan suci, terdapat beberapa candi dan meru yang merupakan tempat pemujaan.

Friday, January 20, 2012

TARI KECAK

Tari Kecak adalah pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tari kecak sangat populer bukan saja di Indonesia bahkan di seluruh dunia.

Tari Kecak dimainkan antara 50 sampai 150 orang, dengan durasi antara 45—60 menit. Tarian ini mengkomposisikan instrumen vokal para penarinya (a cappella) dengan bunyi “cak, cak, cak...” sembari mengangkat kedua lengan untuk mengiringi cerita epik Ramayana yang menjadi cerita utama dalam tarian ini. Oleh karena paduan suara yang diucapkan para penari dianggap mirip dengan suara monyet, maka turis mancanegara kerapkali menyebut tarian ini sebagai “Monkey Dance”.

Wisatawan yang berminat menyaksikan Tari Kecak dapat menyaksikan pertunjukannya di Pura Luhur Uluwatu, dengan harga tiket Rp 70.000/orang.

PURA ULUWATU

Pura Luhur Uluwatu adalah salah satu pura di Bali dengan lokasinya yang sangat indah. Daya tarik utama bagi para wisatawan dari pura ini adalah panoramanya yang spektakuler. Terletak di bagian barat laut, pura ini seperti bertengger di ujung tebing batu yang sangat tinggi dan curam, dengan pemandangan lautnya dibawah berwarna biru bersih dan hantaman ombak yang menghasilkan buih-buih putih yang sangat cantik.


Menurut sejarah, seorang pendeta Hindu yang berasal dari Jawa bernama Empu Kuturan adalah orang yang pertama kali membangun pura di tempat ini. Kemudian diteruskan oleh sejawatnya yang kemudian juga membangun pura Tanah Lot yang juga terkenal dengan pemandangan matahari terbenam (sunset) yang sangat indah.

Untuk bisa masuk kedalam pura ini pengunjung harus mengenakan sarung dan selempang yang bisa disewa ditempat itu. Waktu terbaik untuk mengunjungi pura Uluwatu adalah sore hari pada saat matahari terbenam sehingga bisa menyaksikan pemandangan spektakulernya.

Friday, January 6, 2012

PURA SAKENAN

Pura Sakenan adalah pura Dangkahyangan terletak disebuah pulau yaitu Pulau Serangan.

Pulau Serangan, lebih dikenal sebagai Pulau Penyu, adalah sebuah pulau dengan luas hanya 379 hektar dan berjarak 250 meter di lepas pantai tenggara Bali. Ukuran pulau tersebut kira-kira 112 hektar sebelum dilakukannya reklamasi di akhir tahun 90-an yang merupakan proyek jalan yang menghubungkan pulau tersebut ke Bali. Pantai di pulau ini merupakan salah satu tempat yang disukai untuk berselancar. Pulau Serangan juga terkenal bagi masyarakat Bali sebagai lokasi Pura Sakenan, salah satu Pura yang paling banyak dikunjungi untuk kegiatan keagamaan di bagian selatan Bali.

Untuk mencapai pura ini dari Denpasar menuju arah selatan dengan jarak 8,5 km, dahulu kita sampai pada suatu dermaga perahu,dan selanjutnya menyebrangi lautan melalui sela-sela hutan bakau selama 30 menit.

Ratusan umat dari seluruh Bali akan mengunjungi Pura pada Hari Kuningan, karena pada hari ini merupakan hari rahinan di Pura ini. Kuningan adalah hari yang dikhususkan untuk Dewa Wisnu yang membawa kesejahteraan bagi dunia. Untuk umat Hindu di Bali, Kuningan adalah suatu waktu dimana para leluhur kembali ke langit setelah barada di Bumi.

sumber: http://www.pawongan.com